Search This Blog
Poem makes me happy. Writing is a reflection for me. Semua yang ada di blog ini adalah setengah isi setengah kosong dari pikiran. Correct me if I'm wrong :)
Featured
- Get link
- X
- Other Apps
Seberapa Lukanya Seseorang?
Aku akan menyampaikannya disini kepadamu
Seberapa lukanya seseorang?
Apakah engkau menyadari bahwa bicaramu
adalah hatimu yang sesungguhnya? Dan jika hatimu bagus, maka baguslah seluruh
anggota badanmu.
Aku melihat, sebab kerasnya
kehidupan, orang-orang sedang melindungi dirinya dan menjadi keras juga. Aku melihat,
hanya segelintir yang mampu bersikap tetap lembut dan tidak keras kepada
sesamanya.
Aku melihat, orang-orang
melindungi dirinya dan meyakinkan dirinya seolah tanpa salah agar tetap
bertahan dengan cara memperburuk orang lain.
Aku juga melihat, orang-orang
tanpa tahu malu bisa mendekat dan meninggalkan orang lain begitu saja.
Jadi, apa yang kau harapkan dari
dunia?
Apa yang kau harapkan dari
orang-orang yang sedang berencana mengeyahkanmu? Atau ingin menginjakmu karena
tidak sanggup melindungi dirinya sendiri dengan melihatmu begitu ceria.
Aku melihat ada orang yang kalau
sedang keliatan lemah rekannya, maka ia akan memanfaatkan kelemahan tersebut
untuk meninggikan derajatnya sendiri.
Dunia ini kejam anakku, tapi
apakah hatimu juga akan ikut kejam?
Dunia ini dipenuhi oleh
orang-orang yang luka, yang tanpa sadar mereka juga melukai yang lain.
Berjalanlah dengan kebaikan,
berjalanlah dengan rendah hati dan kemauan mengembangkan, memperbaiki diri. Pelan-pelan
anakku, pelan-pelan. Kelak jika nanti engkau sudah semakin mahir menilai maka
jangan keraskan hatimu. Jangan pula kamu gusar serta melemahkan dirimu. Tegakkan
badanmu dan tersenyumlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. Jangan
jahati rekanmu anakku, tapi belajarlah kebaikan dari mereka. kehidupan
sejatinya bukan disini, tapi nanti disana. Apakah engkau ingin menjadi orang yang tidak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk?
Jagalah lisanmu wahai anakku…..
bela lah dirimu dengan jalan yang benar. Jangan jadikan hatimu mengeras hanya
karena orang-orang keras kepadamu.
Takutlah hanya kepada Tuhanmu,
bukan kepada manusia apalagi jabatan. Jangan hinakan dirimu dengan mengemis
kepada manusia. Mintalah pada-Nya. Semoga Allah merahmatimu, memaafkanmu, menolongmu,
dan memudahkan jalanmu hidup dalam keberkahan.
Dan jika kau dapati seseorang
dalam keadaan yang lemah, jangan semakin engkau lemahkan ia dengan
kesombonganmu. Tapi semangatilah ia supaya kembali rasa percaya dirinya. Jangan
karena engkau sedang ditampakkan kelemahannya, lantas merutukinya dan senang
diatas kelemahan orang lain. Apakah hati yang seperti itu yang kau inginkan
anakku?
Dan jika engkau ingin memberikan
nasehat, maka nasehatilah hatimu terlebih dahulu dengan bayangan bagaimana jika
dirimu sedang dalam keadaan yang sama seperti orang yang ingin engkau nasehati
itu?
Dan jika engkau mendapati
seseorang yang mengaku dia masih belum mengerti, maka jangan remehkan ia,
jangan merasa engkau lebih baik daripadanya. Tapi rangkullah semampumu, dan
jangan engkau hinakan ia. Dan jika engkau merasa belum sanggup merangkulnya,
maka sampaikan dengan kesantunan.
Dan jika seseorang meninggalkanmu
sebab tidak ada kepentingan yang ia dapati pada dirimu, maka lepaskanlah. Dan lanjutkan
kembali kehidupanmu. Dan jika hal itu membuatmu merasa terluka, semoga Allah yang
maha adil dan penyayang, menyembuhkanmu. Menjadikan hatimu lapang selapang
samudera. Menjadikan hatimu sejuk dan tetap pandai bercengkrama, memperlakukan manusia sebaik akhlak yang kau punya. Hingga biarkan orang-orang menjadi heran.
Dan jika engkau dapati seseorang
dengan tanpa tahu malunya berbohong didepanmu seolah kamu tidak mengetahuinya,
maka tetaplah terlihat seperti engkau tidak mengetahui kebohongannya. Jadikan
ucapannya sebagai waspada bagimu melangkah berikutnya.
Jujurlah pada kehidupan. Jujurlah
pada-Nya yang telah mengizinkanmu mencicipi kehidupan. Jaga lah hatimu dari
berbuat buruk. Sebab Tuhanmu tidak menyukai orang-orang yang zalim. Dan jika
nanti engkau sedih kembali, bacalah tulisan ini sebagai hiburan dariku.
Qs. Ali Imran ayat 139
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ
الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Janganlah kamu bersikap lemah,
dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang
paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
Anakku, apakah engkau melihat
kezaliman yang nyata dan mendunia yang terjadi di sebuah negara yang tanahnya
direbut paksa? Yang penduduk maupun anak-anaknya dibunuh? Itulah bukti
kezaliman.
Dan bagaimana dengan bahasa yang berupa
cemoohan, manipulasi kata, kebohongan, pembulian? Itulah bukti kezaliman.
Jadi apakah engkau akan mampu hidup dan tidak diperdaya tipu daya manusia? Jangan berharap
selain pada-Nya.
Qs. Al-Anfal ayat 29
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَتَّقُوا۟ ٱللَّهَ يَجْعَل
لَّكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ
ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
“Wahai orang-orang yang beriman
Jika kamu bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan
membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu
dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Allah memiliki karunia yang besar.”
Sebuah kemampuan jika kamu mampu
membedakan mana yang hak dan mana yang batil, maka selamat lah anakku… semoga
engkau selalu dalam lindungan Allah swt.
- Get link
- X
- Other Apps
Comments