Search This Blog
Poem makes me happy. Writing is a reflection for me. Semua yang ada di blog ini adalah setengah isi setengah kosong dari pikiran. Correct me if I'm wrong :)
Featured
RAHASIA SPESIAL
Selamat malam handai taulan. Yang harusnya engkau beristirahat, maka beristirahatlah….
Apakah engkau menunggu tulisan hari ke-9 ini? Terima kasih,
atau jika pun tidak, tidak apa-apa hehe.
Bismillahirrahmaanirrahim… Assalamu’alaikum, taby.
Kemarin aku mendapati sebuah video di reels ig. Percakapan antara
seekor panda dan seekor bebek.
Jadi begini, si bebek adalah ahli memasak yang terkenal
dikawasannya. Makanannya dianggap selalu lezat. Suatu hari, si panda bertanya
kepada bebek “apa ramuan rahasia dari masakanmu?”
“rahasaianya adalah…… tidak ada.” Jawab bebek.
“hah? Benarkah?” respon panda
“iya, kamu mendengar jelas jawabanku kan? Tidak ada ramuan
rahasia. Untuk membuat sesuatu menjadi special, kamu hanya harus percaya bahwa
yang kamu buat/lakukan itu special.” Jawab bebek.
“Tidak ada resep rahasia….” ucap panda sambil terheran-heran.
Ternyata tidak perlu memikirkan banyak alasan untuk menjadikan
sesuatu menjadi special.
Dalam berkegiatan, yang menjadikan itu special, berharga,
adalah persepsi kita sendiri. Kalau kita menganggap yang kita lakukan itu
bernilai, menyenangkan, sampai-sampai orang yang melihat mengira “ia begitu
menikmati apa yang sedang ia lakukan. Apakah memang semenyenangkan itu?”
padahal hal-hal sederhana itu adalah hal biasa yang orang lain perbuat. Namun karena
kita begitu memaknai apa yang sedang dikerjakan, maka mungkin disitu pula letak
keberkahan kegiatan, makanan, dan sebagainya.
Ada sebuah Tulisan juga yang kubaca di snap ig milik teman. Intinya
“kita tidak perlu alasan yang masuk akal bagi orang lain untuk mengerti mengenai
sebuah hubungan yang dijalani. Jika itu membuatmu nyaman, dan masuk akal bagi
dirimu, maka itulah sebuah hubungan. Jika hubungan tersebut berupa
persahabatan, ya sudah. Bersahabatlah karena kamu cocok dengan sahabatmu, bukan
karena tanggapan orang lain mengenai kamu dan sahabatmu. Persahabatan atau
hubungan apapun yang lain, tidak perlu untuk dijelaskan agar dipahami orang
azas kemanfaatannya. Sebab ini bukanlah “community project”. Bertemanlah
karena kamu ingin berteman. Bersilaturahmilah karena kamu memang ingin
bersilaturahmi. Membantulah karena kamu memang mampu untuk membantu tanpa
mengharap imbalan serupa. Jangan setelah kamu berbuat kebaikan, lantas kamu berharap
bahwa orang yang kamu baiki tersebut melakukan perbuatan yang serupa denganmu. Secara
tidak langsung, berarti kamu berharap kepada manusia. Kembalilah … kalau tidak
kau akan kecewa, merutuki dunia dan playing victim dengan keadaan. Bukankah sebenar-benar
kecewa adalah menaruh harap pada manusia? dan kemudian kau akan membenci? Mengotori hatimu sendiri? Jangan teman. Jangan
Baiklah wassalam. Maafkan aku, wahai aku. Dan selamat
beristirahat teman-teman. Semoga kebaikanmu kepadaku, dibalas bertubi-tubi oleh
Yang Maha Memberi Kebaikan kepadamu. Jika memang tidak melaluiku, maka semoga
melalui orangg-orang lain yang kau jumpai dan syukuri.
"YOU JUST HAVE TO BELIEVE IT'S SPECIAL" :)
Comments