Search This Blog
Poem makes me happy. Writing is a reflection for me. Semua yang ada di blog ini adalah setengah isi setengah kosong dari pikiran. Correct me if I'm wrong :)
Featured
- Get link
- X
- Other Apps
MAAFKAN...
Aku ingin sekali mendegar kabarmu, bukan melalui foto-foto atau video, tapi langsung berjumpa. Menatap mata, mendengar suara, mimik dan gesturmu. Tapi itu seolah mustahil, sebab kehadiranmu selama ini, baru dua kali dalam mimpiku. Dan kehadiranmu juga tanpa banyak bicara kepadaku. Jadi memang seharusnya aku menunggu waktu untuk kemudian kembali bersua denganmu, ayahku.
Assalamu’alaikum,
Taby. Pembacaku, dan siapapun itu.
Mendengar
nasehat habib Ali Al-Jufri dalam sebuah video, yang juga ingin kubagikan
denganmu malam jumat ini:
“kau
ingin membahagiakan hati nabi? Malam ini juga bersihkan hatimu dari kebencian. Bukan
hanya untuk mereka yang menghinamu, tapi juga untuk orang yang menyakiti
pribadimu, tetanggamu berbuat buruk kepadamu, salah satu sahabat terdekat kamu
menyakitimu. Dan saya paham betapa sakitnya disakiti oleh orang yang dekat
dengan kita, dia tahu betul bagaimana menyakitimu karena ia mengenal dirimu,
dia tahu betul bahwa dia menyakitimu ini memang sangat menyakitkan. Akan tetapi…
meski begitu… malam ini, jika engkau ingin mengirim kebahagiaan untuk pemilik
kamar mulia, Rasulullah Muhammad Saw. Kau ingin beliau senang karena dirimu malam
ini? kau siap? Apa yang kau bayar demi itu? Maafkan semua orang yang pernah
menyakitimu. Maafkan semua tanpa terkecuali, semua yang pernah menyakitimu. Ada
yang mengatakan itu sulit? Saya tahu bahwa ini memang sulit. Dan terkadang
memaafkan itu memang menyakitkan. Ya, benar. Itu menyakitkan. Karena Sebagian orang
yang berbuat buruk kepada kita, mereka menyakiti kita sampai kita merasa sangat
lelah, sampai mengiris hati kita, saya mengerti. Injaklah bara api itu, dan
maafkan. Ada yang mengatakan; baik, aku ingin memaafkan seperti kalian. Tapi aku
tidak ingin membohongi hatiku sendiri, Allah mengetahui isi hati, dan hatiku
belum bisa memaafkannya. Meskipun jika seperti itu, ucapkanlah. Ya Allah,
dengan lisanku aku memberi maaf. Aku sangat memberi maaf, aku telah memberi
maaf dengan hal yang aku bisa melalui lisan. Maka bantulah aku untuk hal yang
belum bisa, yakni memaafkan dengan hati. Maka niscaya Allah akan membantumu. Dan
renungkan makna firman Allah swt, dan hendaknya memaafkan dan mengampuni. Bukankah
kalian juga ingin Allah maafkan kalian? Bukankah kalian juga ingin diampuni dan
dimaafkan oleh Allah?”
وَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ
اللّٰهُ لَكُمْ .وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Dan hendaklah mereka
memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?
Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Qs An-Nur ayat 22.
وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ
يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. Qs. Ali ‘imran ayat 134.
Dan ya tuhanku, ampuni aku dan ayahku. Sungguh aku telah rela kepadanya, dan aku mencintainya sehingga kecintaanku kepadanya semoga membawa bahagia baginya disana dan jumpakan ia dengan Nabimu, dan berikan kemuliaan bagi Ayahku untuk bersua dengan kekasih-Mu, dan bersua dengan-Mu dalam sebaik-baik keadaan. Lapangkanlah, dan cukupi segala kebutuhannya disana. Ya tuhanku, aku telah memaafkan apapun yang telah terjadi kepadaku, maafkan aku dan jadikan diriku berjalan di bumi-Mu dalam sebaik-baik keadaan juga. Dan jadikan aku menempuh perjalanan duniaku dalam sebaik-baik keadaan guna sebaik-baik bekal bagi akhiratku kemudian. Ya Tuhanku, aku telah memaafkan apapun yang telah menimpaku, maka maafkan aku dan maafkan ibuku dalam sebaik-baik keadaan kami malam ini dan malam-malam kemudian.
Dan
siapapun kamu yang pernah melewatiku, maafkan aku. Terima kasih sudah mau membaca
ini. Wassalam….
Tulisan
ke 12 dari 30haribercerita.
Comments