Search This Blog
Poem makes me happy. Writing is a reflection for me. Semua yang ada di blog ini adalah setengah isi setengah kosong dari pikiran. Correct me if I'm wrong :)
Featured
Ketik-Ketik Saja
Bismilahirrahmaanirrahim. Assalamu’alaikum wr wb Taby…
Sudah 20 hari berlalu pada januari ini, dan masih ada 10 hari
lagi. Akan ku awali tulisan ke-20 dari 30haribercerita berikut ini….
Aku membeli sebungkus mie yang bertuliskan di kertas
bungkusannya “mi Lidi”, aku suka mi kacang dengan mi lidi, oleh karena itu aku
membelinya. Tiba di sekolah, setelah kubuka ternyata isinya adalah mi hun. Ya ampun,
pagi-pagi sudah diprank semesta. Ya, tetap saja aku memakannya. Apaboleh buat
:)
Mataku berat sekali rasanya, suaraku hari ini juga hampir habis.
Aku kelelahan padahal ya gak angkat-angkat beban gitu hehe…. Tolong pahami jiwa
introvert yang banyak meluapkan energinya di hari jumat mulia.
Biarkan aku tidur sejenak untuk kemudian kulanjutkan lagi
tulisan ini. Eits jangan, selesaikan dulu baru kemudian kau tidur (terjadilah
perdebatan antara aku dan diriku sendiri. Ya ampun)
Aku terbangun untuk menyelesaikan ini, diiringi suara gemuruh
lebatnya hujan membasahi bumi. Tidak ada konsep pasti mengenai akhir atau ujung
dari tulisan kali ini, sejauh jari membawa ketikan dan sebanyak kata yang
terluapkan begitu saja.
Kesunyian malam dan kejernihan pikiran, tapi saking jernihnya
sampai begitu bening seolah tanpa apa-apa untuk kemudian diluapkan. Ayolah,
pokoknya mengetik. Apa saja juga tak mengapa. Mengoceh kosong pada paragraf ini
yang penting terketik pada keyboard juga oke. Toh tidak ada aturan yang
membatasi dirimu sendiri, maka mudahkanlah dirimu. Ketik-ketik saja.
Disaat-saat seperti ini, bukan kah doa begitu makbul jika
dilangitkan? Sepertiga malam, hujan, paket waktu dan keadaan yang menguntungkan.
Jadi apa isi do’amu? Apa yang akan kau doakan? Rezeki berlimpah? Kesehatan?
Kesempurnaan Iman? Atau teman hidup? Anak? Yaya… apa saja selama masih tau cara
menadahkan tangan dan meminta pada-Nya.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Dan Rabbmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan
Ku-perkenankan bagimu
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Kalau semua kebaikan asalnya (dengan) taufik yang itu adanya di tangan Allah (semata) dan bukan di tangan manusia, maka kunci (untuk membuka pintu) taufik adalah (selalu) berdo’a, menampakkan rasa butuh, sungguh-sungguh dalam bersandar, (selalu) berharap dan takut (kepada-Nya). Maka ketika Allah telah memberikan kunci (taufik) ini kepada seorang hamba, berarti Dia ingin membukakan (pintu taufik) kepadanya. Dan ketika Allah memalingkan kunci (taufik) ini dari seorang hamba, berarti pintu kebaikan (taufik) akan selalu tertutup baginya”
Seiring dengan tugasnya malaikat Mikail membawa hujan, maka
beriringan pula rezeki dan kesejukan alam dari langit ke bumi malam ini.
sejukkan hati kami dan tenangkan, pelihara pergerakan kami dan lindungi kami
dari bodohnya diri terhadap diri kami sendiri. Mudahkan tubuh kami dalam
gerakan kebaikan bagi diri kami sendiri. Bersihkan hati kami dari kotoran,
indahkan hati kami dan cahayakan ia dengan kebaikan, kelembutan, kehati-hatian.
Terangkan hati orang-orang yang bercakap dengan kami, mudahkan kami untuk
mengerti dan dimengerti oleh sekeliling kami. Maafkan kami bahkan dari diri kami sendiri. Aamiin…
Jadi kau akan berdoa meminta apa sebenarnya? Jujurlah ;p
Wassalam.
Comments