Skip to main content

Featured

METAMORFOSIS

Masih dalam rangka 30 hari bercerita: Setelah makan pisang cokelat di bawah bangunan rumah Aceh pagi sebelum masuk ke kelas, aku merasa lebih siap mengumbar energi kembali. Tadi ini aku memulainya dengan mengajak mereka “bermetamorfosis”. Kemudian salah satu di antara mereka bertanya, “Apa itu metamorfosis?” Lalu aku memutarkan sebuah video tentang metamorfosis untuk anak-anak. https://youtu.be/TeisJz4aIqs?si=xT1N8hw7Bp83Re0e “Perubahan bentuk,” itulah metamorfosis. Kemudian aku menambahkan, perubahan atau metamorfosis tidak hanya merupakan perubahan dalam bentuk fisik yang terlihat oleh mata, namun juga bisa dalam wujud yang tidak terlihat tetapi terasa—perkembangan jiwa. Bukankah ulat yang kemudian menjadi kepompong, lalu kupu-kupu, adalah hal yang indah? Apakah manusia juga akan mengalami metamorfosis? Salah satu di antara mereka menjawab, “Iya, teacher, dari bayi menjadi anak kecil, remaja, dewasa, dan kemudian orang tua.” Ya, itu dalam bentuk fisik. Apakah ada metam...

BAHAGIAMU, NAK...

 Bismillahirrahmaanirrahiim… Assalamu’alaikum wr, wb. Taby…

Please, jangan tidur dulu. Selesaikan beberapa untaian kata hari ini walau tak seberapa. Tuntaskan tulisan ke-17 dari 30haribercerita.

Asli, mataku mulai memberat. Padahal ada materi yang belum kusiapkan untuk ekskul besok siang. Tapi tak mengapa, aku akan lebih memilih untuk tidur setelah selesai menulis ini, dan menguploadnya di snap ig. whoam… memang apa faedahnya saat kau menguploadnya ke snap? Apakah ada yang mengeklik link dan membaca tulisanmu? Walaupun tidak ada, kau tak perlu pusing. Walaupun ada, ya berarti berterima kasihlah. Intinya dapat kuarsipkan sebagai pembuktian menulis selama 30 hari hehe

Bagaimana harimu hari ini? apa kau bahagia? Adalah pertanyaan yang menggembirakanku, terima kasih teman. Sudah bertanya.

Hari ini aku mengajar seperti biasa, dan melanjutkan les juga seperti biasa. Bulan ini aku sudah resign mengajar dari les di hari sabtu-minggu pagi, dan menambah murid baru serta menukar les dirumah yang jadwalnya rabu dan jumat siang ke sabtu-minggu siang. Sebab rabu dan jumat aku akan memulai mengajar ekskul di sekolah.

Aduh teman, aku begitu mengantuk. Kulanjutkan saja berikutnya dengan nasehat yang ku salin dari buku Bidadari Bumi karangan Hubabah Syarifah Halimah Alaydrus pada halaman 114.

“Anakku…

Bahagiamu letaknya disini, di hatimu sendiri

Bukan pada indah pemandangan ditatap mata

Bukan pada senandung merdu didengar telinga

Bukan pada kelembutan yang dapat kau raba

Ia tak bisa dideteksi pancaindra

 

Sebaliknya, anakku….

Kala hatimu bahagia

Gurun pasir tak ubah taman berbunga

Cacian dan makian serasa senandung belaka

Semua yang kau sentuh terasa bak sutera

Bahagiamu dekat saja, nak….

Di hatimu sendiri

Tak perlu kau cari ia

Jauh-jauh disana…”


Baik teman, selamat berbahagia ya :) dan aku akan ke peraduanku. Wassalam…ZzZzzz

Comments

Popular Posts