Skip to main content

Featured

METAMORFOSIS

Masih dalam rangka 30 hari bercerita: Setelah makan pisang cokelat di bawah bangunan rumah Aceh pagi sebelum masuk ke kelas, aku merasa lebih siap mengumbar energi kembali. Tadi ini aku memulainya dengan mengajak mereka “bermetamorfosis”. Kemudian salah satu di antara mereka bertanya, “Apa itu metamorfosis?” Lalu aku memutarkan sebuah video tentang metamorfosis untuk anak-anak. https://youtu.be/TeisJz4aIqs?si=xT1N8hw7Bp83Re0e “Perubahan bentuk,” itulah metamorfosis. Kemudian aku menambahkan, perubahan atau metamorfosis tidak hanya merupakan perubahan dalam bentuk fisik yang terlihat oleh mata, namun juga bisa dalam wujud yang tidak terlihat tetapi terasa—perkembangan jiwa. Bukankah ulat yang kemudian menjadi kepompong, lalu kupu-kupu, adalah hal yang indah? Apakah manusia juga akan mengalami metamorfosis? Salah satu di antara mereka menjawab, “Iya, teacher, dari bayi menjadi anak kecil, remaja, dewasa, dan kemudian orang tua.” Ya, itu dalam bentuk fisik. Apakah ada metam...

Puisi Gantungan Hati

                                              GANTUNGAN HATI
                                               Oleh: Fadhilah Ata
Rumput yang bergoyang...
Dedaunan jatuh melayang...
Hatiku yang sempoyongan
Aku mabuk
Mabuk perasaan
Aku tahu ini drama.
Drama manis yang tidak panjang.
Aku menikmati angin semak yang memasuki hati
Semak rindu yang menjalar diseluruh ruh ini
Aku sadar aku terbuai
Namun masih koma dengan perasaan.
Biarlah aku menikmati senyuman
Merasakan rinai rindu yang memburu
Sepotong hati ku gantung kembali.
Deru angin ku rasakan lagi
Ada hati yang perlahan-lahan pergi
Sudan lelah dengan gantungan yang ku beri.
Dedaunan jatuh melayang
Entah kemana hati itu terbang
Kelak pasti akan kembali.
Pergilah...
Mengangkasa bersama burung di sana
Jika benar, kau akan jatuh ke bumi yang sama.
Jika salah, kau akan terbuai. Terus melesat, terbang menjauhi.

Comments

Popular Posts