Skip to main content

Featured

METAMORFOSIS

Masih dalam rangka 30 hari bercerita: Setelah makan pisang cokelat di bawah bangunan rumah Aceh pagi sebelum masuk ke kelas, aku merasa lebih siap mengumbar energi kembali. Tadi ini aku memulainya dengan mengajak mereka “bermetamorfosis”. Kemudian salah satu di antara mereka bertanya, “Apa itu metamorfosis?” Lalu aku memutarkan sebuah video tentang metamorfosis untuk anak-anak. https://youtu.be/TeisJz4aIqs?si=xT1N8hw7Bp83Re0e “Perubahan bentuk,” itulah metamorfosis. Kemudian aku menambahkan, perubahan atau metamorfosis tidak hanya merupakan perubahan dalam bentuk fisik yang terlihat oleh mata, namun juga bisa dalam wujud yang tidak terlihat tetapi terasa—perkembangan jiwa. Bukankah ulat yang kemudian menjadi kepompong, lalu kupu-kupu, adalah hal yang indah? Apakah manusia juga akan mengalami metamorfosis? Salah satu di antara mereka menjawab, “Iya, teacher, dari bayi menjadi anak kecil, remaja, dewasa, dan kemudian orang tua.” Ya, itu dalam bentuk fisik. Apakah ada metam...

Let's Talk About Makeup!

Let's talk about makeup.
Yuhuu... sebagai perempuan akhirnya aku mengangkat tema yang universal, menyeluruh, digemari oleh manusia-manusia yang menganggap diri cantik jelita.
Let's talk about makeup!
Jadi, berapa banyak alat makeup yang kamu bawa didalam tas ketika berpergian? Apalagi ketika melakukan perjalanan jauh?
Aku mencoba menjawab pertanyaan ini dengan balik bertanya kepada beberapa orang. Supaya kesannya lebih adil dengan disertai jawaban dari mereka.
Baiklah. Awalnya aku terkejut. Betapa sederhana-sederhananya teman-temanku.
Umumnya, teman-teman menjawab jika sedang berpergian biasa, mereka hanya membawa lipstik dan parfume. Terkadang ada juga yang menambahkan bedak.
Nah, beda manusia, beda pula seleranya.
Beberapa justru tidak suka membawa bedak kemana-mana. Cukup dipakai saat dirumah saja. Atau sebaliknya, ada yang membawa bedak, dan tidak suka membawa lipstik.
Lucunya, ada yang tidak membawa riasan apa-apa, melainkan hanya minyak angin. Bukan yang lain. Akupun tertawa.
Nah, jika sedang berpergian jauh, ada pula yang membawa banyak barang. Seperti: bedak padat, bedak tabur (bukan bedak baby ya, bedak untuk muka), cream siang malam, milk cleanser, face toner, alas bedak, facial foam, hair most, hair lotion, body lotion, lipstik, cilak, maskara, shampo, conditioner, face misk. Wtf..... Omg  dan sebagainya.
Jadi, kamu tipe yang mambawa apa? Ckckck
Suatu hari, aku pernah melihat ibu-ibu yang baru saja siap shalat. Setelah memperbaiki jilbab, kemudian menabur bedak dan mengoles sedikit lipstik dibibirnya.
Mulai dari perempuan muda sampai tua, tabiatnya masih sama. Seleranya saja yang berbeda.
Jadi kalau kemana-mana melihat perempuan berdandan, ya maklumi saja ya ckckck
Teman, diopini kali ini sebenarnya bukan makeup jasmaniah saja yang ingin aku ungkit. Namun rohaniah.
Secantik apapun kita, setebal apapun bedak di muka, tidak akan ada gunanya jika hati masih belum dirias juga.
Rias juga hatinya, berbaik sangka terhadap sesama.
Di dunia ini, tidak ada yang namanya berat sebelah dalam melakukan kebaikan. Sama halnya seperti wajah, sebelah kiri dan kanan juga harus dipoles dengan seimbang. Begitu juga hati, harus seimbang dengan perbuatan. Sehingga insyaAllah cantik kita diluar dan dalam.
Wallahualam~

Comments

Popular Posts