Skip to main content

Featured

METAMORFOSIS

Masih dalam rangka 30 hari bercerita: Setelah makan pisang cokelat di bawah bangunan rumah Aceh pagi sebelum masuk ke kelas, aku merasa lebih siap mengumbar energi kembali. Tadi ini aku memulainya dengan mengajak mereka “bermetamorfosis”. Kemudian salah satu di antara mereka bertanya, “Apa itu metamorfosis?” Lalu aku memutarkan sebuah video tentang metamorfosis untuk anak-anak. https://youtu.be/TeisJz4aIqs?si=xT1N8hw7Bp83Re0e “Perubahan bentuk,” itulah metamorfosis. Kemudian aku menambahkan, perubahan atau metamorfosis tidak hanya merupakan perubahan dalam bentuk fisik yang terlihat oleh mata, namun juga bisa dalam wujud yang tidak terlihat tetapi terasa—perkembangan jiwa. Bukankah ulat yang kemudian menjadi kepompong, lalu kupu-kupu, adalah hal yang indah? Apakah manusia juga akan mengalami metamorfosis? Salah satu di antara mereka menjawab, “Iya, teacher, dari bayi menjadi anak kecil, remaja, dewasa, dan kemudian orang tua.” Ya, itu dalam bentuk fisik. Apakah ada metam...

Puisi Bulan

                                         BULAN
                              Oleh: Fadhilah Ata
Jauh sebelum aku mengenal, mengenal redup sinarmu.
Yang ku tahu, malam hanyalah gulita.
Mentari sudah jauh meninggalkanku disana.
Aku berjalan mendaki, jatuh
Tidak ada ranting sebagai penyangga. Hanya kuat kaki dan letih badan untuk berjalan, terus mendaki
Aku jatuh kembali. Bangkit, berharap ada peri penolong cinderella menghampiri.
Nihil. Tidak ada satu pun peri yang datang
Dalam jatuh, aku melihat sinar
Redup lembut menyapa
Sekejap aku terpana
Seolah bulan juga sedang memandang
Berdesir ruh
Iya, bulan juga menyapa
Mengajakku berbicara
Tersenyum lembut berkata "jika mentari tenggelam, masih ada bulan menemani, teruslah mendaki"
Ternyata, masih ada bulan, ku ajaklah ia berbincang
Jauh sekali engkau, bagaimana bisa tanganku berubah menjadi sayap?
Tidakkah kau tahu?
Dekati aku dahulu
Bantu aku mendaki, jangan hanya memandangi~

Comments

Popular Posts