Jadi gini, ada dosen yang kasih nasehat pas pertemuan pertama di semester dua saya kemarin,
"Nak, kalian sekarang kuliah disini. Dulu orang tua masih bisa mengkontrol kalian. Sekarang ketika jauh, biarpun sulit melepaskan anaknya, mereka tetap mendukung kalian dalam belajar. Kerja keras mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan anaknya.
Nak, kalian jangan berbangga diri. Itu bukan uang kalian. Di umur kalian yang sekarang ini, sudah baligh, kalian seharusnya sudah bisa membiayai sendiri kebutuhan kalian. Namun orang tua sayang kepada anaknya. Agar anaknya tetap fokus kepada kuliah, belajar, orang tua kalian masih berbaik hati sampai sekarang ini membiayai. Ingat, itu bukan uang kalian. Itu adalah sedekah dari orang tua.
Jadi, jangan bohongi orang tua ketika sekarang ini kalian sudah jauh dari mereka, biarpun mereka tidak bisa mengontrol kalian seperti dulu.
Kalau kalian butuh uang untuk membeli buku yang harganya Rp.200,000 jangan sampai kalian bilang ke orang tua harganya itu Rp.300,000.
Nak, jangan kalian berbohong. Terkadang orang tua kita untuk mendapatkan uang tiga ratus ribu itu mati-matian mencarinya, mencangkul di kebun sepanjang minggu, berutang sana sini, namun justru mengiyakan permintaan kita, bahkan tidak memberitahu kita akan kondisi keuangan sebenarnya yang sedang mereka hadapi. Biarpun tidak ada uang, mereka pasti berkata akan mengirimkannya untuk kita, agar kita bisa belajar dengan baik walau jauh disana. Saya justru sangat menghargai kalau ada mahasiswa saya yang kuliah sambilan bekerja."
Dear mamak and ayah..
Terimakasih banyak banyak banyak tak terhingga. Alhamdulillah, semoga selalu sejahtera dunia akhirat.
Terimakasih karena sudah berbaik hati merawat, membeli pakaian, dan segala-galanya. Menahan kepuasan pribadi untuk anaknya, tidak membeli daster baru ataupun baju baru untuk dirinya sendiri, menangis berdoa di pertengahan malam untuk anaknya, bekerja tanpa lelah untuk kami 5 anak durhaka yang masih belum menjadi apa2. Bahkan membantu sekecil saja kadang kami sungkan, kadang justru balik membentak, kadang banyak hal lainnya...
Dear orang tua seluruh dunia...
Beribu-ribu gunung emas pun tidak sebanding harganya
Semoga Allah ampunkan segala dosa, diberi kesempatan untuk selalu bertobat dan berlaku baik kepada orang tua. Amiin
Sekilas seperti itu nasehat dari dosen saya, and .... itu menyentuh sekali. But bukan dibagian tiga ratus ribunya ya
Tapi dibagian betapa percayanya mereka kita disini sedang belajar, mengirim uang setiap bulan, bekerja keras, padahal sudah seharusnya kita menjadi mandiri, namun justru masih sangat bergantung kepada mereka. Well... i can't write more detail again, so many things about them that we can't do the same.
Comments