*Pelajaran*
Eum,... saya mau tanya, pernah tidak teman-teman berharap mendapatkan hal yang diinginkan, tapi ternyata Allah tidak mengabulkannya?
Ternyata Allah memberikan pilihan yang bukan kita inginkan. Kemudian kita sedih, galau, melanglang buana dengan perasaan duka.
Kemudian mulai menerima, menjalaninya... dan ternyata, dibalik itu semua ada pesan rahasia yang ingin di ajarkan Allah kepada kita. Saya menyebutnya "pelajaran" kehidupan.
Ternyata, ada pelajaran berharga dibaliknya.
Penasaran? Hehehe
Lagi dan lagi. Ini dari pengalaman. Dan semoga bermanfaat.
Siapa sih yang ga tahu kalau kita manusia ini ternyata dipenuhi oleh banyak nafsu, sampai-sampai kita bingung sendiri, sebenarnya yang kita betul-betul mau apa sih?
A bisa, tapi kaya gak suka-suka gitu.
B suka, tapi gak dikabulkan.
C pilihan terakhir, gak suka, dan gak minat-minat amat sih.
And guess... tebak deh...
Ternyata diantara ketiga pilihan itu, Allah ngabulin pilihan yang ke-3. Yaitu pilihan C, gak suka, dan gak minat-minat amat. Alias kayak gak ikhlas gitu.
Tapi ya karena udah dapat itu terus kita bersyukur, yaudah deh, Alhamdulillah, bla bla... pokoknya terima-terima aja hasil yang didapat. Paksa-paksain buat ikhlas
Terus kita ngejalanin tuh pilihan yang C itu, susah payah, udah gak suka tapi harus suka, karena kita juga percaya bahwa segala hal yang ada di dunia ini walaupun seberat zarrah tetap bermanfaat, tetap berguna. Jatuh bangun, blaa blaa... ujian kehidupan karena si C itu.
Terus, setelah beberapa lama melalui bermacam kegetiran karena C, kita jadi mikir lagi ke masa lalu. Kenapa ya kita gak milih pilihan yang A saja?
Kenapa kita egois sekali ingin yang B? Yang padahal ya biasa saja dan karena disukai orang banyak.
Sebenarnya kita ini terlalu serakah ya?
Terus kita jadi sadar, sebenarnya sudah ada yang benar-benar menjiwai diri kita, yang benar-benar kita suka, dekat, tapi kita gak sadar. Terus Allah bantu kita buat milih yang benar lewat pilihan yang salah terlebih dahulu. Biar lebih ngebuat kita tambah jelas sama yang sebenar-benarnya kita butuhkan.
Ohhiya ya?
Kenapa kita enggak ngelirik si A ini ya, padahal dia sudah ada pada kita, sudah menjiwai raga, tapi tidak pernah terlihat.
Ohhiya ya?
Ternyata ini pelajaran.
Ternyata lewat pilihan yang salah, kita belajar, Allah mengajarkan kita secara langsung lewat kehidupan, apa yang sebenar-benarnya kita butuhkan.
Kadang doa dikabulkan tidak langsung secara gamblang. Tetapi melalui proses. Diajarkan secara langsung dengan menjalaninya. Kemudian perlahan-lahan tampak terang.
Ohh sebenarnya yang harus saya pilih adalah ini, bukan itu.
Ohh ternyata saya dikabulkan yang C ini untuk lebih paham bedanya seperti apa, harusnya gimana, dan seharusnya saya pilih apa.
Yupps.. ternyata ini pelajaran. Eiitts... ingat ya, tidak ada yang sia-sia. Allah swt dengan segala sifat maha kasih lagi maha penyayang tidak mungkin meninggalkan kita di dunia ini tanpa arahan, tidak mungkin kita ditelantarkan. Yang penting percaya, Allah sayang sama kita, semua pasti ada hikmahnya.
Semoga selalu dalam lindungan Allah Swt, amiin.
Comments